arabika

Perbedaan Kopi Robusta dan Arabika

Bagi para penikmat kopi siapa yang tidak pernah dengar dua nama ini. Robusta dan Arabika merupakan dua jenis kopi yang paling terkenal dan paling banyak dikonsumsi didunia. Masih banyak orang awam yang belum mengerti apa perbedaan dari dua kopi ini.

Meski saat diolah memiliki rasa yang hampir mirip, kedua kopi tersebut tetap memiliki perbedaan. Perbedaan yang signifikan yang sering dirasakan orang-orang adalah kopi Arabika cenderung memiliki rasa yang manis, sedangkan Robusta memiliki rasa yang pahit.

Apa yang membuat kopi Robusta dan Arabika ini begitu berbeda? Kita akan ulas lebih dalam soal perbedaan kedua jenis kopi ini.

1. Kopi Robusta

Kopi Robusta berasal dari Afrika Barat dan biasanya tumbuh pada dataran yang lebih rendah dan suhu lebih tinggi. Produksi kopi Robusta menyumbang sekitar 30% dari total produksi kopi di dunia, dimana Vietnam menjadi negara pengekspor terbesarnya. Produksi kopi Robusta di dunia mencapai sekitar 64.89 juta kilogram pada tahun 2017 dan 2018.

Tanaman kopi Robusta jauh lebih mudah untuk ditanam dan dirawat. Bahkan kopi Robusta ini dapat memberikan hasil panen yang lebih banyak dibandingkan Arabika. Tanaman kopi Robusta terbilang lebih kuat dibandingkan tanaman kopi Arabica, karena tanaman ini memiliki kandungan kafein dan asam klorogenik yang tinggi yang berfungsi sebagai pestisida alami untuk melindungi diri dari serangan hama dan penyakit. Hal ini menjadi alasan utama kopi Robusta memiliki harga yang jauh lebih murah dibandingkan kopi Arabika.

Fakta Menarik dari Kopi Robusta

  1. Kadar gula kopi Robusta jauh lebih rendah dibandingkan kopi Arabika.
  2. Robusta memiliki kadar kafein lebih tinggi dibandingkan Arabika.
  3. Kopi Robusta memiliki harga lebih murah  dibandingkan kopi Arabika. Karena merawat tanaman Robusta lebih mudah.
  4. Robusta memiliki tingkat keasaman lebih rendah dibandingkan Arabika.
  5. Biji kopi Robusta berbentuk bulat dan berukuran lebih kecil dibandingkan Arabika

Itulah penjelasan tentang kopi robusta yang perlu kamu ketahui.

2. Kopi Arabika

Walaupun bernama Arabika kopi ini bukan berasa dari Arab melainkan berasal dari dataran tinggi Ethiopia Barat. Namun, mengapa kopi ini dinamakan Arabika? Karena menurut sumber, pada abad ke-7, biji kopi ini dibawa ke sebuah daerah dataran rendah di Arab.

Umumnya jenis kopi ini tumbuh pada ketinggian 3.000 – 7.000 kaki di atas permukaan laut atau daerah subtropis. Karena biasanya daerah tersebut punya tanah yang gembur dari tanah vulkanik, curah hujan merata, serta sinar matahari yang cukup yang membuat Arabika dapat tumbuh dengan baik. Dibandingkan dengan Robusta, Arabika adalah jenis kopi yang tidak mudah untuk dirawat. Karena tanaman Arabika cukup rentan terhadap hama dan penyakit.

Pada tahun 2017 dan 2018 produksi kopi Arabika di seluruh dunia mencapai sekitar 96,88 juta kilogram, dan pada tahun 2019 diperkirakan produksi kopi Arabika melampaui 101 juta kilogram. Statistik ini membuat kopi Arabika dinobatkan menadi jenis kopi paling populer di dunia.

Fakta menarik Kopi Arabika

  1. Kadar gula pada kopi Arabika 2x lebih tinggi dibanding kopi Robusta.
  2. Kafein pada kopi Arabika 2x lebih rendah daripada Robusta.
  3. Arabika memiliki keasaman yang lebih tinggi dibandingkan Robusta.
  4. Kopi Arabika memiliki harga lebih mahal daripada kopi Robusta.
  5. Biji kopi Arabika berbentuk oval dan memiliki ukuran lebih besar dibandingkan Robusta.

Dari penjelasan di atas dapat dilihat dengan jelas perbedaan kopi Robusta dan kopi Arabika. Namun secara keseluruhan kedua kopi ini juga memiliki beberapa perbedaan. Mari kita bahas di bawah ini.

  1. Biji kopi Arabika muncul lebih dulu seratus tahun daripada kopi Robusta.
  2. Kandungan lemak dan gula kopi Arabika lebih banyak dibandingkan kopi Robusta.
  3. Arabika memiliki aroma yang didominasi buah-buahan, sedangkan Robusta memiliki aroma seperti kacang.
  4. Tingkat kafein Robusta sebesar 2,2 hingga 2,7%, sedangkan Arabika hanya sebesar 1,1 hingga 1,5% saja.
  5. Kopi Arabika memiliki rasa yang kuat dan manis tanpa tambahan gula, sedangkan Robusta memiliki rasa yang pahit.
  6. Tanaman Robusta mempu mencapai tinggi hingga 5 meter, sedangkan Arabika hanya setinggi 2,5 – 4 meter saja.
  7. Kandungan asam klorogenik Robusta sebanyak 7 hingga 10%, Arabika hanya 5,5 – 8% saja.
  8. Negara yang memproduksi kopi Arabika adalah Brazil, Meksiko, Kosta Rika, Ekuador, Etiopia dan sebagainya. Negara yang memproduksi Robusta adalah Indonesia, Vietnam, India, Uganda, Malaysia dan sebagainya.

Itulah perbedaan dari kopi Arabika dan Robusta yang harus kamu ketahui. Sekarang sudah tahu kan perbedaannya.

Scroll to Top