Metode Brewing Paling Populer

Selain jenis kopi metode brewing juga punya peranan penting untuk menghasilkan rasa kopi yang maksimal. Ternyata beda mesin dan beda teknik brewing akan menghasilkan rasa yang berbeda dalam secangkir kopi. Bahkan walaupun kopi tersebut memiliki jenis yang sama.

Sama seperti manusia, kopi juga menemukan jodohnya lewat berbagai macam brew yang ada. Mungkin jika metode brew yang salah atau tidak cocok, kopi akan memiliki rasa yang tidak enak. Dalam dunia kopi yang sering kita dengar adalah dua metode dalam mengolah kopi, yaitu manual brew dan espresso. Manual brew ada metode dengan melibatkan air atau metode penyeduhan manual yang kerjanya memperhatikan suhu dan komponen lainnya. Sedangkan espresso adalah metode yang melibatkan air panas pada tekanan tinggi.

Namun metode brewing apakah yang paling populer di Indonesia? Mari kita bahas secara seksama.

1. Espresso

Metode espresso banyak digunakan di industri kopi modern yang sedang tubuh berkembang di Indonesia. Mengapa demikian? Mungkin karena alasan waktu. Karena proses espresso ini memakan waktu lebih singkat dari manual brewing yang lebih menekankan pada proses menyeduh kopi dan menikmati ritual minum kopi hingga teguk terakhir. Selain itu juga metode espresso juga bisa dikataan lebih mudah dibanding dengan metode manual brew.

Metode espresso akan terasa lebih pahit dibandingkan dengan manual brew. Metode espresso hampir cocok untuk segala jenis kopi. Kopi Indonesia yang bagus untuk diolah secara espresso adalah kopi Sulawesi dan Sumatra karena kopi akan menghasilkan rasa yang manis dengan body yang nikmat. Namun perlu diperhatikan juga level roasting agar ekstraksi lebih optimal.

Kekurangan espresso adalah mesinnnya yang terbilang rumit untuk dioperasikan dan dari segi harga yang cukup mahal.

2.  French Press

Untuk anda seorang pemula, metode French Press ini merupakan metode maual brew yang tepat. Karena selain pemakaiannya yang mudah alat yang digunakan juga memiliki harga yang terjangkau. Untuk satu set alat French Press dibandrol dengan harga 300 ribuan.

Untuk anda yang tidak terlalu jago menyeduh kopi, alat ini menjadi pilihan karena French Press ini akan menghasilkan kopi dengan hasil seduhan yang lebih high body, bold, dan rasa yang cenderung lebih pahit. Kopi Sumatra adalah salah salah satu kopi yang cocok untuk diseduh dengan metode ini.

Metode French Press direkomendasikan untuk kopi yang medium hingga dark roast. Caranya juga mudah, kopi cukup diseduh dengan air panas kemudian diamkan selama 3 sampai 4 menit dan dipress atau di tekan.

3.  Drip V60

V60 merupakan salah satu jenis manual brewing yang sedang populer di kalangan pecinta kopi di Indonesia. V60 ini memiliki bentuk kerucut dibagian atas seperti cangkir teh. Kopi yang cocok untuk diseduh dengan alat ini adalah jenis jenis kopi kopi yang memiliki kandungan keasaman yang tinggi, kopi yang berasal dari Indonesia yang cocok diseduh dengan alat ini adalah kopi Java.

Teknik V60 ini dapat mengurangi tingkat keasaman dari kopi. Selain itu aroma yang keluar dari kopi menggunakan metode ini menjadi lebih kuat dan juga akan memiliki karakteristik yang khas.

Beberapa hal yang perlu diperhatikan saat menggunakan alat ini adalah, suhu air yang perlu dijaga. Jika suhu turun atau kurang tentu rasanya akan menjadi lebih pahir jika terlalu panas kopi cenderung menjadi lebih asam. Untuk para pemula yang ingin mencoba manual brewing menggunakan alat ini, alat ini harganya cukup terjangkau. Satu set dari alat Drip V60 bisa didapatkan mulai dari harga Rp500.000 an.

Tiga contoh diatas adalah metode brewing yang sedang populer di Indonesia. Metode di atas juga sering ditemukan di toko – toko kopi. Dan banyak para penikmat kopi pemula menggunakannya.

Scroll to Top